Popular Post

Posted by : Rimia Alkahestry Thursday, December 06, 2012


Kyungsoo. Ia berhenti melangkah. Kyungsoo lagi-lagi terlihat sibuk dengan buku-buku di tangan dan sepertinya kali ini pemuda itu benar-benar tidak menyadari kehadiran Sooyoon. Sooyoon tidak ingin memikirkan tentang sikap aneh Kyungsoo, setidaknya untuk saat ini. Ia hanya ingin menyapanya, mungkin dengan begitu ia tidak akan merasa begitu tidak sehat.
“Kyungsoo, kau masih ada kelas?” Sooyoon menyapa saat Kyungsoo sudah berada dekat dengannya. Kyungsoo menghentikan langkah, mengangkat wajah dan menatap Sooyoon dengan tatapan itu lagi. Sooyoon heran mengapa Kyungsoo seperti ini. Ia merasa ia sudah kehilangan teman baiknya. Ia berusaha bersikap seperti biasa walaupun tatapan Kyungsoo itu mengganggunya. Dan yah, Kyungsoo tidak juga menjawab pertanyaannya. Sesungguhnya ia sangat sedih mengapa sikap pemuda ini berubah seperti ini padanya. Namun apa yang bisa ia lakukan? Ia sendiri tidak tahu apa masalah yang sedang pemuda itu hadapi, hal apa yang mengganggu pikirannya. Bila ia bertanya, ia mendapat perasaan bahwa Kyungsoo akan mengacuhkannya. Astaga, memikirkan semua ini membuat kepala Sooyoon semakin sakit. Sooyoon melihat wajah Kyungsoo perlahan memucat. Ia mengerutkan kening.
“Apakah kau sakit? Wajahmu pucat.”
Kyungsoo terlihat sedikit tersentak. Ia menyentuh wajahnya sendiri. Ekspresinya seperti berkata,”Benarkah?”
“Apakah kau sakit?” Sooyoon bertanya lagi, meski ia tahu kemungkinan Kyungsoo tidak akan menjawab. “Kau tahu, kau bisa pergi ke ruang kesehatan. Aku baru saja dari sana. Aku yakin dokter di sana belum pergi untuk istirahat makan siang.” Ia memberitahu Kyungsoo.
Kyungsoo hanya diam dan menatap wajah Sooyoon. Raut wajahnya berubah menjadi cemas saat ia melihat ke bawah sesaat. Matanya melebar saat ia kembali mendongak dan menatap Sooyoon. Sooyoon bingung melihat ekspresi Kyungsoo dan pemuda itu hanya diam. Sooyoon merasa tertohok karena merasa berbicara sendiri. Akhirnya ia menyuarakan apa yang ada dalam kepalanya. “Demi Tuhan Do Kyungsoo, sebenarnya apa yang sudah terjadi padamu? Kenapa kau berhenti bicara padaku? Kau tidak pernah seperti ini sebelumnya.”

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 나의 무한한 세계~♬ - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -